Kamis, 06 Juli 2017

Algoritma Menghitung Jarak Tanggal Menggunakan Pascal

program jaraktanggal;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;
type tanggal = record
                hh: integer;
                bb: integer;
                tt: integer;
               end;

var
tanggal1: tanggal;
tanggal2: tanggal;
Rtanggal: tanggal;
begin
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
write ('masukkan tanggal pertama berdasarkan hari-bulan-tahun: ');
read (tanggal1.hh); read(tanggal1.bb); read(tanggal1.tt);
write ('masukkan tanggal kedua berdasarkan hari-bulan-tahun: ');
read (tanggal2.hh); read(tanggal2.bb); readln(tanggal2.tt);

if tanggal2.hh>tanggal1.hh then
  Rtanggal.hh:= tanggal2.hh-tanggal1.hh
  else
  begin
    tanggal2.hh:=tanggal2.hh+ 30;
    rtanggal.hh:= tanggal2.hh-tanggal1.hh;
    tanggal2.bb:=tanggal2.bb-1
  end;

if tanggal2.bb> tanggal1.bb then
 rtanggal.bb:= tanggal2.bb-tanggal1.bb
 else
   begin
   rtanggal.bb:= tanggal2.bb+12-tanggal1.bb;
    tanggal2.tt:=tanggal2.tt-1;
    end;

Rtanggal.tt:= tanggal2.tt - tanggal1.tt;
writeln ('jarak tanggal pertama dengan kedua adalah, ', Rtanggal.hh,'-', Rtanggal.bb, '-', Rtanggal.tt);
readln;
end.


Rabu, 05 Juli 2017

konversi ke hari menggunkan Pascal

program Project2;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;

type hari = record
            jj: real;
            mm: real;
            dd: real;
            end;
var
h: hari;
konv: real;

begin
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
write ('jam: '); readln (h.jj);
write ('menit: '); readln (h.mm);
write ('deik: '); readln (h.dd);
konv:= (h.jj/24) + (h.mm/24*1/60) + (h.dd/24*1/60*1/60);
writeln (konv:2:2);
readln;
end.

Rabu, 21 Juni 2017

Penjelasan dan Contoh Soal Teorema Bayes

A. Pengertian Teorema Bayes
Teorema Bayes dikemukakan oleh seorang pendeta Presbyterian Inggris pada tahun 1763 yang bernama Thomas Bayes. Teorema Bayes ini kemudian disepurnakan oleh Laplace. Teorema Bayes digunakan untuk menghitung probabilitas terjadinya suatu peistiwa berdasarkan pengaruh yang didapat dari hasil observasi.

Teorema ini menerangkan hubungan antara probabilitas terjadinya peristiwa A dengan syarat peristiwa B telah terjadi dan probabilitas terjadinya peristiwa B dengan syarat peristiwa A telah terjadi.Teorema ini didasarkan pada prinsip bahwa tambahan informasi dapat memperbaiki probabilitas.

B. Teorema Bayes
Misalkan {B1, B2,...,Bn} suatu himpunan  kejadian  yang  merupakan  suatu  sekatan  runag  sampel S dengan P(Bi) ≠ 0 untuk i = 1, 2,...n. Dan misalkan A suatu kejadian sembarang dalam S dengan P(A) ≠ 0.












C. Contoh Soal
Suatu mata kuliah teori probabilitas  diikuti oleh 50 mahasiswa tahun ke 1, 15 mahasiswa tahun ke 2 dan 10 mahasiswa tahun ke 3. Diketauhi mahasiswa yang mendapatkan nilai A adalah 10 orang dari mahsiswa tahun ke 1, 8 orang dari mahasiswa tahun ke 2 dan 5 orang mahasiswa tahun ke 3. Bila seorang mahasiswa dipilih secara acak ,berapakah peluang dia:
a. Mendapatkan nilai A
b. Mahasiswa tahun ke 1 bila diketauhi dia mendapatkan A

Diketahui
1. Jumlah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah teori proababilitas adalah 75 orang
2. P(M1), atau peluang mahasiswa adalah mahasiswa tahun ke-1 yaitu 50/75
3. P(M2), atau peluang mahasiswa adalah mahasiswa tahun ke-2 yaitu 15/75
4. P(M3), atau peluang mahasiswa adalah mahasiswa tahun ke-3 yaitu 10/75
5. P(A|M1) atau peluang mahasiswa tahun ke-1 yang mendapatkan nilai A sebesa 10/50
6. P(A|M2) atau peluang mahasiswa tahun ke-2 yang mendapatkan nulai A yaitu 8/15
7. P(A|M3) atau peluang mahasiswa tahun ke-3 yang mendapatkan nulai A yaitu 5/10

a.  P(A)= ∑ P(Mi)xP(A|Mi)
    = (P(M1)xP(A|M1) + P(M2)xP(A|M2) + P(M3)xP(A|M3))
    =(50/75X10/50 + 15/75X8/15 + 10/75X5/10)
    =23/75
b. Mahasiswa tahun ke 1 bila diketauhi dia mendapatkan A
P(M1|A)    = (P(M1) x P(A|M1))/P(A)
    =(50/75 x 10/50)/(23/75)
    =10/23

Rabu, 14 Juni 2017

SOAL 1 dan SOAL 2 UAS ALPRO SMT2

var
a,b,c: array [0..100] of string;
filestr: text;
o,x,p,h,q,i,j,n:integer;
nbaris, poschar: integer;
cs,bs,k,temp: string ;
spasi: boolean;

begin
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
{algoritma baca teks soal}
assign (filestr,'c:/data/nimsaudarainput.txt');
reset (filestr);
nbaris:=0;
while not eof(filestr) do
begin
  readln (filestr, a[nbaris]);
  writeln (a[nbaris]);
  nbaris:=nbaris+1;
end;
close (filestr);

{algoritma mengolah teks menjadi frasa kata}
for x:= 0 to nbaris-2 do
begin
  spasi:= false;
  p:= length (a[x]);
  poschar:= 1;
  while poschar < p do
  begin
    k:= copy (a[x], poschar, 1);
    if k=' ' then bs:= ''
    else
     if k='/' then
       if spasi=false then
       begin
         b[x]:= bs;
         spasi:=true;
       end
        else b[x]:= b[x] + ' '+ bs
     else
      bs:=bs +k;
  poschar:=poschar+1;
  end;
writeln (b[x]);
end;

{algoritma menyimpan frasa kata ke array b}
assign (filestr,'c:/data/nimsaudaraoutput1.txt');
rewrite (filestr);
for x:=0 to nbaris do
begin
  writeln(filestr, b[x]);
end;
close (filestr);

{algoritma menyimpan kata ke array c}
q:=0;
for x:= 0 to nbaris-2 do
begin
  p:= length (b[x]);
  poschar:= 1;
  while poschar <= p do
  begin
    k:= copy (b[x], poschar, 1);
    if k=' ' then
     begin
       c[q]:=cs;
       cs:='';
       q:=q+1
     end
     else
      begin
      cs:= cs+k;
      c[q]:=cs;
      end;
   poschar:=poschar+1;
  end;
  c[q]:=cs;
  q:=q+1;
  cs:='';
end;

{algoritma membaca array c}
for x:= 0 to q-1 do
writeln ('c[',x,']: ', c[x]);

writeln;

{algoritma mengurut kata di array c}
for i:= 2 to q do
 for j:= 1 to q-i do
  if c[j]> c[j+1] then
  begin
   temp:= c[j+1];
   c[j+1]:= c[j];
   c[j]:=temp;
  end;

 {algoritma membaca array c setelah diurutkan}
for  x:= 0 to q-1 do
begin
  writeln ('c[',x,']: ', c[x]);
end;


readln;
end.

Sabtu, 27 Mei 2017

Algoritma Perpangkatan Fungsi Rekursif dalam Pascal

program pangkatfungsirekursif;

function pangkat (a,n:integer):integer;
begin
if n = 0 then
 pangkat:=1
else
 pangkat:= a*pangkat (a,n-1)
end;

var
a,n:integer;

begin
writeln ('Bilangan Perangkatan');
write ('bilangan: ');readln (a);
write ('pangkat: '); readln (n);
writeln ('hasil perpangkat: ', pangkat(a,n));
readln;
end.

Lihat juga
Algoritma Perpangkatan prosedur iteratif dalam Pascal

Algoritma Perpangkatan prosedur iteratif dalam Pascal

Program pangkatprocedureitera;


procedure pangkat (b,n:integer; var a:integer)  ;
var
i:integer;
begin
a:=1;
if n = 0 then b:=1
 else
 if n>0 then
  begin
  for i:= 1 to n do
  a:=a*b;
  end;
end;

var
a,b,i,n:integer;

begin
writeln ('Bilangan Perangkatan');
write ('bilangan: ');readln (b);
write ('pangkat: '); readln (n);
pangkat(b,n,a);
writeln ('hasil perpangkat: ',a);
readln;
end.

Lihat Juga:
Algoritma Perpangkatan Fungsi Rekursif dalam Pascal

Jumat, 26 Mei 2017

Algoritma Iteratif dan Rekursif Faktorial Menggunakan Fungsi/Prosedure dalam Pascal

1. Algoritma Program Iteratif Faktorial Menggunakan Fungsi 
program fungsiterafak;

var
n:integer;

function fak (n:integer): integer;
var
i,f:integer;

begin
f:=1;
i:=1;
while i<= n do
 begin
  f:= f*i;
  i:= i+1;
 end;
 fak:= f;
end;

begin
write ('nilai faktorial dari '); readln(n);
write ('nilai faktorial dari ', n, ' adalah ', fak(n));
writeln;
read(n);
end.


2. Algoritma Program Rekursif Faktorial Menggunakan Fungsi
program fungsirekurfak;

var
n:integer;

function fak (n:integer): integer;
begin
if n = 0 then
 fak:= 1
  else
  fak:= n*fak(n-1);
end;

begin
write ('nilai faktorial dari ');  readln(n);
write ('nilai faktorial dari ', n, ' adalah ', fak(n));
writeln;
read(n);
end.

3. Algoritma Program Iteratif Faktorial Menggunakan Prosedure


program proceiterafak;

var
n,fak:integer;

procedure faktorial (n:integer; var f:integer);
var
i:integer;

begin
f:=1;
i:=1;
while i<= n do
 begin
  f:= f*i;
  i:=i+1;
 end;
end;

begin
write ('nilai faktorial dari '); readln(n);
faktorial (n, fak);
write ('nilai faktorial dari ', n, ' adalah ', fak);
writeln;
read(n);
end.

Senin, 22 Mei 2017

Algoritma Konversi Angka ke Huruf dalam Pascal

program konversiangkahuruf;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;

var
angka:integer;
huruf: string;

procedure satuan (angka: integer; var huruf: string);
begin
case angka of
0: huruf:= (' ');
1:huruf:= ('satu');
2:huruf:=('dua');
3:huruf:=('tiga');
4:huruf:= ('empat');
5:huruf:= ('lima');
6:huruf:='enam';
7:huruf:='tujuh';
8:huruf:='delapan';
9:huruf:='sembilan';
end;
end;

procedure belasan (angka: integer; var huruf: string);
begin
if angka=10 then huruf:= 'sepuluh'
else
 if angka =11 then huruf:= 'sebelas'
 else
  begin
  satuan (angka mod 10, huruf);
  huruf:= huruf + ' belas';
  end;
end;

procedure puluhan (angka:integer; var huruf: string);
var
a:string;

begin
if angka <10 then
satuan (angka, huruf)
 else
 if angka < 20 then
 belasan (angka, huruf)
  else
  begin
  satuan (angka div 10, huruf);
huruf:= huruf + ' puluh ' ;
a:= huruf;
satuan (angka mod 10, huruf);
huruf:= a + huruf;
end;
end;

procedure ratusan (angka: integer; var huruf: string);
var
a:string;

begin
if angka < 100 then
puluhan (angka, huruf)
else
if angka=100 then huruf:= 'seratus'
else
 if angka div 100 = 1 then
 begin
  puluhan (angka mod 100, huruf);
  huruf:= ' seratus ' +huruf;
 end
  else
  if angka mod 100 = 0 then
  begin
  satuan (angka div 100, huruf);
  huruf:= huruf + ' ratus '
  end
   else
    begin
    satuan (angka div 100, huruf);
    huruf:= huruf + ' ratus ';
    a:= huruf;
    puluhan (angka mod 100, huruf);
    huruf:=a + huruf;
    end;
end;

procedure ribuan (angka: integer; var huruf: string);
var
a:string;

begin
if angka=1000 then huruf:= 'seribu'
else
 if angka div 1000 = 1 then
 begin
  ratusan (angka mod 1000, huruf);
  huruf:= ' seribu ' +huruf;
 end
  else
  if angka mod 1000 =0 then
  begin
  satuan (angka div 1000, huruf);
  huruf:= huruf + ' ribu ';
  end
  else
  begin
   satuan (angka div 1000, huruf);
   huruf:= huruf + ' ribu ';
   a:= huruf;
   ratusan (angka mod 1000, huruf);
   huruf:=a + huruf;
  end;
end;

procedure konversi (angka: integer; var huruf: string);
begin
if (angka>= 0) and (angka < 10) then satuan (angka, huruf);
if (angka>=10) and (angka < 20) then belasan (angka, huruf);
if (angka>=20) and(angka < 100) then puluhan (angka, huruf);
if (angka>=100)and (angka < 1000) then ratusan (angka, huruf);
if (angka>=1000) and (angka < 10000) then ribuan (angka, huruf);
end;

begin
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }

write ('masukkan angka :'); readln (angka);
konversi (angka, huruf);
writeln (huruf);
readln;
end.

Kamis, 04 Mei 2017

Sistem Informasi dan Teknologi Informasi

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data yang saling berhubungan satu sama  lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna.

1. Tujuan Sistem Informasi
Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).


Pengertian Teknologi Inforamsi

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.

Perbedaan antara Teknologi Informasi dengan Sistem Informasi

Sistem informasi mencangkup seluruh sistem didalam perusahaan secara keseluruhan termasuk teknologi informasi,akuntansi, manajemen, dll di dalamnya, sedangkan teknologi informasi ada untuk membantu/menunjang kegiatan sistem informasi, diantaranya pembuatan hardware, software, network, database, dll.

Kamis, 02 Februari 2017

Penjelasan Larik (Array)

Larik adalah struktur data yang menyipan sekumpulan elemen yang bertipe sama, setiap elemen diakses langsung melalui indeksnya. Indes larik haruslah bertipe sama, setiap elemen diakses langsung melalui indeksnya. Indeks larik haruslah tipe data yang menyatakan keterurutan, misalnya integer atau karakter.

Sebuah larik yang bernama A dengan delapan buah elemen dapat dibayangkan secara lojik sebagai sekumpulan kotak yang terurut (baik tersusun secara vertikal atau horizontal) seperti yang diperlihatkan pada gambar. Tiap kotak pada larik tersebut diberi indeks 1,2,3, ..., 8. Setiap elemen larik ditulis dengan notasi:
A[1], A[2], A[3], A[4], A[5], A[6], A[7], A[8]
Angka di dalam tanda kurung siku menyatakan indeks larik (notasi di atas sama saja dengan penulisan peubah ber-subscript A1, A2, A3, ..., A8).

Setiap elemen larik menyimpan sebuah nilai. Karena seluruh elemen larik bertipe sama, maka nilai yang disimpan oleh setiap elemen juga harus bertipe sama. Gambar diatas memperlihatkan larik yang bernama A yang setiap elemennya berisi tinggi badan (dalam centimeter)  8 orang siswa.

Rabu, 01 Februari 2017

Pengertian Jaringan Komputer

Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardaware/software yang terhubung dengan jaringan.

Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, printer, pertukaran filem atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, memungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

Jaringan komputer secara sederhana dapat dikatakan sebagai komunikasi antara dua atau lebih komputer yang saling terhubung. Dengan adanya jaringan antar komputer sangat membantu para pengguna komputer dalam bekerja dan berkomunikasi, seperti saling bertukar data, program serta sumber daya komputer seperti media penyimpanan, printer dan lain-lan.

Lihat Juga

Mengenal Keempat Tipe Kecerdasan Buatan (AI)

Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi topik utama dalam banyak diskusi teknologi dan inovasi saat ini. Namun, bagaimana kita mendefinisikan d...

Halaman