Sabtu, 27 Januari 2018

Penjelasan Parallel Processing dan Model Komputasi Taksonomi Flynn

Pengertian
Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah penggunaan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Idealnya, paralel processing membuat program berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan. Tetapi dalam prakteknya, seringkali sulit membagi program sehinggadapat dieksekusi oleh CPU yang berbeda-beda tanpa berkaitan diantaranya.
Pemrosesan paralel dalam sebuah komputer dapat didefinisikan sebagai pelaksanaan instruksi-instruksi secara bersamaan waktunya. Hal ini dapat menyebabkan pelaksanaan kejadian-kejadian :

  1. dalam interval waktu yang sama,
  2. dalam waktu yang bersamaan atau
  3. dalam rentang waktu yang saling tumpang tindih
Komputasi paralel
Salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Biasanya diperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi.


Parallel processing berbeda dengan multitasking
Multitasking adalah komputer dengan processor tunggal mengeksekusi beberapa tugas secara bersamaan. Sedangkan komputasi paralel menggunakan beberapa processor atau komputer. Parallel processing disebut juga Komputasi Paralel. Pada system komputasi Paralel terdiri dari beberapa unit prosesor dan beberapa unit memori.
Ada dua teknik yang berbeda untuk mengakses data di unit memori, yaitu shared memory address dan message passing.
Berdasarkan cara mengorganisasikan memori ini computer parallel dibedakan menjadi shared memory parallel machine dan distributed memory parallel machine.

Untuk lebih memperjelas lebih dalam mengenai perbedaan komputasi tunggal (menggunakan 1 processor) dengan komputasi paralel (menggunakan beberapa processor), maka kita harus mengetahui terlebih dahulu Arsitektur Komputer Pararel dan pengertian mengenai model pemrosesan pararel.
Arsitektur paralel komputer menurut Klasifikasi Taksonomi Flynn
Ada 4 model komputasi yang digunakan Taksonomi Flynn , yaitu:
1. SISD (Single Instruction, Single Data)
Komputer ini memiliki hanya satu prosesor dan satu instruksi yang dieksekusi secara serial.
Komputer ini adalah tipe komputer konvensional. Menurut mereka tipe komputer ini tidak ada dalam praktik komputer paralel karena bahkan mainframe pun tidak lagi menggunakan satu prosesor. Klasifikasi ini sekedar untuk melengkapi definisi komputer paralel.
Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.


2. SIMD (Single Instruction, Multiple Data) 
Komputer ini memiliki lebih dari satu prosesor, tetapi hanya mengeksekusi satu instruksi secara paralel pada data yang berbeda pada level lock-step. 
Komputer vektor adalah salah satu komputer paralel yang menggunakan arsitektur ini. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU).

3. MISD (Multiple Instruction, Single Data)

Teorinya komputer ini memiliki satu prosesor dan mengeksekusi beberapa instruksi secara paralel tetapi praktiknya tidak ada komputer yang dibangun dengan arsitektur ini karena sistemnya tidak mudah dipahami. Sampai saat ini belum ada komputer yang menggunakan model MISD.

MIMD ( Multiple Instruction, Multiple Data) Multiple Instructions – Multiple Data. 
Komputer ini memiliki lebih dari satu prosesor dan mengeksekusi lebih dari satu instruksi secara paralel. Tipe komputer ini yang paling banyak digunakan untuk membangun komputer paralel, bahkan banyak supercomputer yang menerapkan arsitektur ini. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L. 

Singkatnya untuk perbedaan antara komputasi tunggal dengan komputasi paralel, bisa digambarkan pada gambar di bawah ini:
Komputasi Tunggal dan Komputasi Paralel
Dari perbedaan kedua gambar di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kinerja komputasi paralel lebih efektif dan dapat menghemat waktu untuk pemrosesan data yang banyak dan besar daripada komputasi tunggal. Namun keefektifan akan hilang ketika kita hanya mengolah data dalam jumlah yang kecil, karena data dengan jumlah kecil atau sedikit lebih efektif jika kita menggunakan komputasi tunggal.

Teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah/operasi secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU. Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama), semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan.
Komputasi paralel membutuhkan:·
  • algoritma
  • bahasa pemrograman
  • compiler
Ada 2 tehnik pemrograman pararel : 
1. Message Passing Interface (MPI).
MPI adalah sebuah standard pemrograman yang memungkinkan pemrogram (programmer) untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat dijalankan secara paralel. Proses yang dijalankan oleh sebuah aplikasi dapat dibagi untuk dikirimkan ke masing - masing compute node yang kemudian masing -masing compute node tersebut mengolah dan mengembalikan hasilnya ke komputer head node. Untuk merancang aplikasi paralel tentu membutuhkan banyak pertimbangan - pertimbangan diantaranya adalah latensi dari jaringan dan lama sebuah tugas dieksekusi oleh prosesor.
Kegunaan MPI yang lain adalah :
  1. Menulis kode paralel secara portable,
  2. Mendapatkan performa yang tinggi dalam pemrograman paralel,
  3. Menghadapi permasalahan yang melibatkan hubungan data irregular atau dinamis yang tidak  begitu cocok dengan model data paralel.
2. PVM (Parallel Virtual Machine)
Paket software yang mendukung pengiriman pesan untuk komputasi parallel antara komputer.
PVM dapat berjalan diberbagai macam variasi UNIX atau pun windows dan telah portable untuk banyak arsitektur seperti PC, workstation, multiprocessor dan superkomputer.

Senin, 22 Januari 2018

Sistem Pendukung Keputusan

Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.

Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat tidak biasa. Pembuatan keputusan merupakan bagian kunci kegiatan, eksekutif, manajer, karyawan, setiap manusia dalam kehidupannya.
A. Tipe-tipe keputusan
1. Keputusan terprogram (struktur)

  • Dibuat menurut kebiasaan, aturan, prosedur; tertulis maupun tidak
  • Bersifat rutin, berulang-ulang

2. Keputusan tak terprogram (tidak terstruktur)
  • Mengenai masalah khusus, khas, tidak biasa
  • Kebijakan yang ada belum menjawab 
  • Misal: Pengalokasian sumber daya

B. Teknik Keputusan
1. Teknik Keputusan Terprogram
  • Tradisional
    • Kebiasaan
    • Mengikuti prosedur baku
    • Saluran informasi disusun dengan baik
  • Modern
    • Menggunakan teknik “operation research”:
      • Formula matematika
      • Simulasi komputer
  • Berdasarkan pengolahan data berbantu komputer
2. Teknik Keputusan Tak Terprogram
  • Tradisional
    • Kebijakan intuisi berdasarkan kreativitas
    • Coba-coba
    • Seleksi dan latihan para pelaksana
  • Modern
    • Teknik pemecahan masalah yang diterapkan pada :
      • Latihan pembuatan keputusan
      • Penyusunan program komputer empiris
C. Proses pembuatan keputusan
1. Pemahaman dan perumusan masalah
  • Identifikasi gejala yang muncul
  • Cari penyebabnya/masalah utama
  • Cari bagian-bagian yang perlu dipecahkan
  • Pergunakan analisis sebab-akibat
2. Pengumpulan dan analisis data yang relevan
  • Menentukan data yang relevan
  • Mengumpulkan data
  • Mencari pola dari data yang terkumpul
3. Pengembangan alternatif-alternatif
  • Berdasarkan data, disusun beberapa alternatif
  • Untuk setiap alternatif susun pro & kontra, konsekuensi, resiko
  • Semua alternatif harus feasible
4. Evaluasi Alternatif-alternatif
  • Nilai efektivitas dari setiap alternatif, tolok ukur
  • Realistik bila dihubungkan dengan tujuan & sumber daya organisasi
  • Seberapa jauh memecahkan masalah
5. Pemilihan alternatif terbaik
  • Berdasarkan alternatif, alternatif terbaik dipilih atau pilih kompromi dari beberapa alternatif
6. Implementasi keputusan
  • Susun rencana untuk menerapkan keputusan
  • Disiapkan mekanisme laporan periodik
  • Bila perlu bangun sistem peringatan dini
7. Evaluasi hasil keputusan

D. Keunggulan dan Kelemahan Pembuatan keputusan secara Kelompok
Keunggulan
  • Adanya pengetahuan yang lebih luas
  • Pencarian alternatif keputusan lebih luas
  • Adanya kerangka pandangan yang lebar
  • Resiko keputusan ditanggung kelompok
  • Karena keputusan kelompok, setiap individu termotivasi untuk melaksanakan
  • Dapat terwujudnya kreativitas yang lebih luas, karena adanya berbagai pandangan
Kelemahan
  • Lempar tanggung jawab mudah terjadi
  • Memakan waktu dan biaya lebih
  • Efisiensi pengambilan keputusan menurun
  • Keputusan kelompok dapat merupakan kompromi atau bukan sepenuhnya keputusan kelompok
  • Bila ada anggota yang dominan, keputusan bukan mencerminkan keinginan kelompok
E. Alat bantu Pengambilan keputusan
  • Decision Tree


  • Metode operation research
    1. Linear programming, queuing theory
    2. Network analysis (ie. CPM)
  • Bantuan komputer
    1. Information System, Expert System, DSS, EIS

F. Decesion Support System Model
1. Model Keputusan
  1. Model Fisik
    • Model fisik adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi.
    • Contoh: miniatur pusat pembelanjaan atau miniatur mobil baru

  • Model Naratif
    • Model naratif adalah jenis model yang digunakan oleh manajer setiap hari, yaitu menggambarkan dan menjelaskan suatu entitas secara langsung baik dalam bentuk lisan maupun tertulis.

  • Model Grafik
    • Adalah model yang sangat umum dan selalu digunakan karena merupakan model yang sangat efektif dalam menjelaskan suatu entitas. Model grafik menggambarkan entitasnya dengan sejumlah garis, simbol atau bentuk.

  • Model Matematika
    • Model matematika adalah semua rumus dan persamaan matematika yang digunakan oleh manajer untuk mengambil suatu keputusan
2. Keuntungan Pemodelan
  • Proses pemodelan dapat menjadi sebuah pengalaman belajar bagi manajer
  • Kecepatan proses simulasi memungkinkan sejumlah besar alternatif dimasukkan untuk dipertimbangkan karena simulasi memiliki kemampuan untuk mengevaluasi pengaruh dari sebuah keputusan dalam waktu singkat
  • Model memiliki kemampuan untuk meramal atau memperkirakan masa depan. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh metode-metode penghasil informasi lainnya
  • Biaya penggunaan model jauh lebih murah daripada menggunakan  metode trial and error
3. Kerugian Pemodelan
  • Kesulitan dalam pemodelan suatu sistem bisnis akan menghasilkan model yang tidak mampu menampung semua pengaruh terhadap entitas
  • Diperlukan kemampuan yang tinggi dibidang matematika untuk menggunakan dan mengembangkan model yang lebih kompleks.
4. Artificial Intellegent
Adalah aktivitas dalam menyediakan alat atau mesin seperti komputer yang memiliki kemampuan untuk berperilaku cerdas dengan standar kecerdasan manusia









Lihat Juga

Mengenal Keempat Tipe Kecerdasan Buatan (AI)

Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi topik utama dalam banyak diskusi teknologi dan inovasi saat ini. Namun, bagaimana kita mendefinisikan d...

Halaman